Hati Merah Jambu
Tidak akan ada habisnya jika berbicara cinta. Penulis bukanlah ahli dalam bidang percintaan, namun ingin sedikit berbagi pengalaman. Kata orang, tidak ada cinta pertama yang berhasil. Awalnya banyak keraguan "masa sih?". Dan lucunya aku mengalaminya sendiri. Rasanya ingin sekali menertawakan diri ini. Padahal saat itu usia kami bukan lagi terbilang remaja. Ya, memang jatuh cintaku tepat di usia 22 tahun, haha.
Dan waktu kebersamaan kami terbilang sangat singkat, hanya 5 bulan sebelum akhirnya kami memutuskan untuk berpisah jalan. Melanjutkan segala aktivitas dan kesibukan serta sibuk menggapai impiannya masing-masing.
Jika ditanya kenapa baru mulai merasakan hubungan di usia itu, jawabannya karena sebelum itu tidak ada ketertarikan untuk memulai hubungan. Karena saat itu, aku merasa semua kasih sayang dan cinta yang aku butuhkan sudah aku dapatkan dari orang tua dan keluarga. Namun pernah suatu ketika aku menyukai seseorang dalam diam, hingga terjebak dalam "friend zone". Sungguh, hal yang tidak ingin terulang lagi. Hingga akhirnya aku bertemu dengan sosok lelaki yang menutup luka itu untuk sementara waktu sebelum akhirnya terluka kembali. Haha lucu sekali ternyata.
Namun bagaimanapun kisahku dan kisahmu tentang kisah percintaan ini, ada banyak hal yang perlu disyukuri. Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Karena tidak ada namanya kebetulan. Kita dipertemukan untuk saling berbagi, hingga kelak dipisahkan untuk saling mengambil hikmah.
Kalau kata orang, cinta itu rumit! Apapun yang berurusan dengan hati memang sangat sulit. Ya memang kenyataannya rumit. Terkadang kita merasa bahwa kok bisa ya ada orang yang hubungannya langgeng. Kembali lagi, kita tidak pernah tau apa yang pernah mereka rasakan sebelum itu, kepahitan dan kesulitan apa sebelum itu.
Namun untuk teman-teman yang saat ini tidak berada dalam suatu hubungan, ingat! bukan berarti kamu tidak sebaik atau secantik mereka. Hanya saja belum waktunya. Cinta akan datang diwaktu yang tepat. Cinta tidak hanya didapatkan dari pasangan. Cinta yang suci dan tulus dari Tuhan selalu ada bersama kita. Cinta orang tua dan keluarga akan selalu mengisi hati ini.
Yogjakarta, 15 September 2022
Comments
Post a Comment